Genyo.id | Pantun Unik Akhir Ramadhan Menuju Hari Raya Idul Fitri 2020 – Pada artikel sebelumnya admin pernah share Pantun Ucapan Selamat Bulan Ramadhan 2020/1441 H. Rasanya kurang lengkap jika admin tidak sekalian membagikan Pantun untuk perpisahan Bulan puasa ramadhan atau Pantun Menuju Kemenangan. Yaitu datangnya waktu yang ditunggu-tunggu umat muslim sedunia, hari Raya Idul Fitri.

Pantun Akhir Ramadhan

Pantun-pantun ini bisa kalian kirimkan kepada Teman, Keluarga, Pacar dan Kerabat lewat Sosial media (Facebook, Twitter) ataupun lewat Aplikasi Chatting WhatsApp. Jadi, tidak usah berlama-lama, langsung saja berikut kumpulan pantunnya.

Pantun Unik di Akhir Ramadhan

Ikan gabus dalam selokan,
Berenang se’ekor ke dalam kanal.
Baru kemarin rasanya awal Ramadhan,
Kini akan memasuki pintu syawal.

Pohon mangga dan pohon pisang,
Tumbuh mejulang di depan halaman.
Sebentar lagi idul fitri menjelang,
Mari berjabat tangan saling memaafkan.

Baca Al-Qur’an Di waktu wirid,
Wirid i’tikaf di hari sabtu .
Berkumandang takbir di setiap masjid,
Hati berdebar meluahkan percik haru.

Taburlah-tabur si bibit sepat,
Tabur ke kolam di sore hari.
Walau lailatul qodar tak mendapat,
Masih bisa merayakan Idul Fitri.

Bawa senapan pergi berburu,
Pergi ke hutan berburu kijang.
Biarlah tak punya pakaian baru,
asalkan tak punya hutang piutang.

Tadarus malam mengkaji Al-Qur’an,
Al-Qur’an dikaji di dalam masjid.
Mari kita sambut hari lebaran,
Gemakan takbir tahlil dan tahmid.

Pantun Lucu di Akhir Ramadhan

Itik betina di tengah sawah,
Kalu berlari ke tengah ladang.
Kalau adik minta zakat Fitrah,
Datang saja ke rumah abang.

Putri raja bermain di taman,
Berdendang riang di atas matras.
Salah kata dan sikap mohon dimaafkan,
Hutang piutang mohon dianggap lunas.

Pantun Jenaka di Akhir Ramadhan

Ikan salmon mengundang selera,
Digulai bening menggodarasa.
Hampir sebulan kita berpuasa,
Walau sumbing dilengkapijuga.

Roman muka sedikit basah,
Air ditimba dalam sumurnya.
kala berbuka senyum sumringah,
Lenyaplah kecut saat berpuasa.

Kucing dapur di atas perigi,
Seekor dua sedang menanti.
Setelah berbuka bersihkan gigi,
dari sisa makanan di gusi.

Jaring ikan ditebar nelayan,
menangkap baung dan ikan tapa.
Teman jauh dari pandangan,
Saling terhubung jalinan jiwa.